Browsing Archive: November, 2011

Akhirat: Kehidupan Sebenarnya

Posted by doblank plankton on Friday, November 25, 2011, In : refleksi 
الْقَارِعَةُ، مَا الْقَارِعَةُ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ، يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ، وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ، فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ، فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ، وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِ...

Continue reading ...
 

AYAH AKU MOHON MA'AF

Posted by doblank plankton on Tuesday, November 1, 2011, In : syair EGA 
dan pohon kemuning akan segera kutanam
satu saat kelak dapat jadi peneduh
meskipun hanya jasad bersemayam disini
biarkan aku tafakur bila rindu kepadamu

walau tak terucap, aku sangat kehilangan
sebagian semangatku ada dalam do’amu
warisan yang kau tinggal, petuah sederhana
aku catat dalam jiwa dan coba kujalankan

meskipun aku tak dapat menungguimu saat terakhir
namun aku tak kecewa
mendengar engkau berangkat dengan senyum dan ikhlas
aku yakin kau cukup bawa bekal dan aku bangga jadi anakmu

ayah aku ber...
Continue reading ...
 
 

JUST AS I AM 

baru kini aku mengerti masa lalu yang kujalani tentukan apa ku kini
titik-titik jalan hidupku terhubungkan satu-satu jadi gambaran diriku

di saat hening mencekam terdiam ku menyingkap sebuah "rahasia semesta"
coretan ini adalah hasil  dari copy paste atas apa yang kulihat, kudengar dan kurasa,
semoga berkenan dan Insya Alloh bisa memberi manfaat untuk kita
Follow doblankplankton on Twitter

doblank plankton

just as I am

Nyanyian Rindu Untuk Ibu

tubuhmu yang terbungkuk tersandar lemah di kursi kayu tua
jemari kurus terkulai menggenggam pena
engkau goreskan sajak
sisa rambutmu perak tinggal segenggam
terbaca pahit kerasnya perjalanan
nampaknya ingin kau tumpahkan seluruhnya di dalam puisi

dari alis matamu terbentuk garis guratan kokoh jiwa
angin yang deras menghempas tak kau hiraukan
batinmu kuat bertahan
meskipun raga semakin rapuh tak pernah risau selalu tersimpul senyum
sepantasnyalah kujadikan suri tauladan potret perjuangan

oooh, Ibu…
ada yang ingin aku tanyakan padamu
hasil panenan kemarau ini sesubur panen yang kita petik bersama

oooh, Ibu…
apa kabar sawah kita sepetak, masih bisakah kita tanami
atau terendam ditelan zaman

setelah cucumu lahir aku lebih faham betapa beratnya
membesarkan dan setia melindungi semua anak-anakmu
kita yang selalu hidup sederhana
kau sanggup mengasuh hingga kami dewasa
dengarkanlah nyanyian yang aku peruntukkan buatmu Ibu…

oooh, Ibu…
ada yang ingin aku tanyakan padamu
hasil panenan kemarau ini sesubur panen yang kita petik bersama

oooh, Ibu…
apa kabar sawah kita sepetak, masih bisakah kita tanami
atau terendam ditelan zaman

by : EGA

Posted 771 weeks ago

Recent Posts