hidupku milikMu

November 9, 2012
ketika aku mencari cahayaMu
menerobos lewat celah dedaunan
besilangan semburatMu dalam kabut
aku terpaku, aku terpana,
aku larut di dalam nyanyian burung-burung
gemuruh di dadaku
sirna bersama keheningan rimba raya

ketika aku mendengar suaraMu
bergema di ruang dalam jiwa,
mengalir sampai ke ujung jemari
aku mengepal, aku tengadah
rindu yang aku simpan membawa aku terbang,
menjemput bayang-bayang
senyap ditelan keheningan rimba raya

apapun t'lah aku coba dan tak henti bertanya
setiap sudut, setiap waktu tak surut 'ku mencari
ke mana, di mana aku lepas dahaga?
kepada siapa aku rebah bersandar?
tak mungkin kubuang
rindu yang semakin dalam bergayut
hidupku memang milikMu
hanya untukMu


ke mana, di mana aku lepas dahaga ?
kepada siapa aku rebah bersandar ?
tak mungkin kubuang
rindu yang semakin dalam bergayut
hidupku memang milikMu
hanya untukMu


hidupku memang milikMu
hanya untukMu
hanya untukMu
 

Syiir Tanpo Wathon

August 13, 2012

أَسْتَغْفِرُ اللهْ رَبَّ الْبَرَايَا * أَسْتَغْفِرُ اللهْ مِنَ الْخَطَايَا

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا نَافِعَا * وَوَفِّقْنِي عَمَلاً صَالِحَا


ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ * يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ

عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ * يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَ...

Continue reading...
 

berjalan di hutan cemara

May 17, 2012
berjalan di hutan cemara
langkahku terasa kecil dan lelah
makin dalam lagi ku ditelan fatamorgana

tebing tanah basah di pinggir jalan setapak
seperti garis wajahMu teduh dan kasih
makin dalam lagi ku dicekam kerinduan

kabut putih melintas di jalanku
jarak pandangku dua langkah kedepan
ada seberkas cahaya menembus rimbun dedaunan
sanggupkah menerangi jalanku
dan aku berharap kapankah kiranya sampai di puncak sana

aku kan bertanya "siapa diriku ?"
aku kan bertanya "siapakah kamu ?"
aku kan bertanya "siapa m...
Continue reading...
 

mengarungi keberkahan Tuhan

January 29, 2012
sungguh khidmat hari ulang tahunku
aku bersyukur kehadirat Illahi
tunjukkanlah arah jalan yang terbaik
berlayar menuju pantai tujuan

walau aku jauh di negeri seberang
aku berdo'a dengan penuh harapan
kuatkanlah hati teguhkanlah iman
bekal hidup menjemput masa depan

hidup takkan pernah sepi tantangan
menguji kesabaran kita
hidup takkanpernah putus cobaan
kita meski tetap tegar bertahan

mari kita lanjutkan tugas dan pengabdian
mengarungi keberkahan Tuhan
mensyukuri kemurahan Tuhan

Continue reading...
 

Untuk Apa Saya Hidup Di Dunia ?

December 31, 2011
” Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku..” (QS Adzdzariyat :56)
Pertanyaan penting yang kedua adalah untuk apa hidup. Mencari arti hidup adalah sangat penting. Siapapun yang tidak memiliki misi hidup, hidupnya akan terombang-ambing, tidak jelas, dan dipastikan tidak berarti. Hanya mereka yang memiliki misi hiduplah yang akan berarti dalam hidup, berarti buat dirinya , juga buat orang lain. Manusia tanpa misi bagaikan hewan , yang hanya hidup , karenya nyawa...

Continue reading...
 

Saatnya Peduli Ibu dan Generasi

December 22, 2011

Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun ini, bahkan sudah menjadi trend di negara maju sejak lama. Di Amerika (yang sering menjadi barometer penggiat Feminisme), gerakan keluar rumah mulai ditinggalkan oleh kaum perempuan. Mereka berbondong-bondong memutuskan back to family. Berawal dari meluasnya sindrom Cinderella Complex, yakni perasaan akan kegamangan sebagai “public woman”, bermunculanlah organisasi-organisasi yang mendukung kembalinya kaum i...
Continue reading...
 

" kebaya merah "

December 20, 2011
kebaya merah kau kenakan
anggun walau nampak kusam
kerudung putih terurai
ujung yang koyak tak kurangi cintaku

wajahmu seperti menyimpan duka
padahal kursimu dilapisi beludru
ada apakah?
Ibu

ceritalah seperti dulu
duka suka yang terasa
percaya pada anakmu
tak terfikir tuk tinggalkan dirimu

Ibuku, darahku, tanah airku
tak rela kulihat kau seperti itu
ada apakah?
Ibu


OI

Continue reading...
 

Hijrah Dari Sistem Jahiliah Modern

December 1, 2011

Peristiwa hijrah Baginda Nabi saw. dari Makkah ke Madinah adalah momentum penting dalam lintasan sejarah perjuangan Islam dan kaum Muslim. Lewat pintu hijrahlah di antaranya Islam sebagai sebuah ideologi dan sistem bisa ditegakkan dalam intitusi negara ketika itu, yakni Daulah Islamiyah.
Sejak keruntuhan Daulah Islamiyah yang terakhir, yakni Khilafah Utsmaniyah tahun 1924 lalu, kaum Muslim berada dalam kungkungan ideologi dan sistem jahiliah modern. Karenanya perjuangan merealisasi hij...

Continue reading...
 

Akhirat: Kehidupan Sebenarnya

November 25, 2011
الْقَارِعَةُ، مَا الْقَارِعَةُ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ، يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ، وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ، فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ، فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ، وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِ...

Continue reading...
 

AYAH AKU MOHON MA'AF

November 1, 2011
dan pohon kemuning akan segera kutanam
satu saat kelak dapat jadi peneduh
meskipun hanya jasad bersemayam disini
biarkan aku tafakur bila rindu kepadamu

walau tak terucap, aku sangat kehilangan
sebagian semangatku ada dalam do’amu
warisan yang kau tinggal, petuah sederhana
aku catat dalam jiwa dan coba kujalankan

meskipun aku tak dapat menungguimu saat terakhir
namun aku tak kecewa
mendengar engkau berangkat dengan senyum dan ikhlas
aku yakin kau cukup bawa bekal dan aku bangga jadi anakmu

ayah aku ber...
Continue reading...
 

JUST AS I AM 

baru kini aku mengerti masa lalu yang kujalani tentukan apa ku kini
titik-titik jalan hidupku terhubungkan satu-satu jadi gambaran diriku

di saat hening mencekam terdiam ku menyingkap sebuah "rahasia semesta"
coretan ini adalah hasil  dari copy paste atas apa yang kulihat, kudengar dan kurasa,
semoga berkenan dan Insya Alloh bisa memberi manfaat untuk kita
Follow doblankplankton on Twitter

doblank plankton

just as I am

Mengapa Doa Kita tidak terkabul ???

Doa merupakan kewajiban yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Bahkan doa itu merupakan otak ibadah, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW: “Doa adalah otak ibadah.”
Sedangkan keharusan manusia berdoa itu tertuang dalam firman Allah SWT yang artinya: “Dan Tuhanmu berfirman; ‘Berdoalah kepadaKu, niscaya akan kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina-dina.” (Al Mu’min : 60).
Dalam ayat tersebut selain dijelaskan tentang kewajiban berdoa juga Allah akan mengabulkan doa ummatnya yang mau berdo’a. Masalahnya sekarang, kapan Allah akan mengabulkan doa itu, tidak ada kepastian secara jelas.Kita yakin bahwa dengan sifat qudrat dan iradah Allah, pasti Dia kuasa untuk mengabulkan doa dengan segera, KUN FA YAKUN. Seirama dengan sifat qudrat Allah itu, Allah juga bersifat Rahim, kasih sayang kepada hamba-Nya itu secara cepat, tidak dapat terlepas dari sifat Kasih SayangNya.
Oleh karena itu ada beberapa kemungkinan doa seseorang tidak segera dikabulkan oleh Allah SWT.

Diantaranya :

  1. Kalau doa orang tersebut dikabulkan dengan segera, boleh jadi setelah mendapat dari doa yang diminta dia tidak mau berdoa lagi. Sebab hampir semua manusia mempunyai kebiasaan yang tidak baik itu. Setelah Allah mengetahui bahwa orang ini akan berhenti berdoa apabila sudah menerima yang diminta, maka Dia menunjukkan kasih sayangNYa tidak segera memberi permintaan hambaNya yang demikian.
  2. Menurut Ilmu Allah, orang yang berdoa itu tidak mempunyai kemampuan untuk menerima apa yang diminta itu. Betapa banyaknya orang yang minta untuk menjadi orang kaya katanya untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi sudah setelah terkabul apa yang ia katakan waktu berdoa dulu itu lupa semua, dan bahkan kadang-kadang kekayaannya itu dipergunakan untuk memusuhi agama Allah. Salah seorang sahabat Rasulullah SAW bernama Tsa’labah keadaannya sangat miskin, tetapi kehebatannya untuk beribadah terutama sekali sholat berjama’ah sulit untuk dicari bandingannya. Tetapi, setelah dia berubah menjadi orang kaya lantaran doa Rasul, ibadahnya dilupakan seluruhnya, bahkan mengeluarkan zakatpun tidak mau lagi. Dengan rahman Allah tidak segera dikabulkan doa lantaran kasih sayang kepadanya agar ia tidak terjerumus kelembah kehinaan lantaran menjauhkan diri kepada Allah.
  3. Menurut Ilmu Allah, boleh jadi apa yang diminta oleh seseorang itu akan lebih manfaat kalau diberikan kepada anaknya, cucunya ataupun dzurriyahnya yang lain. Dengan demikian, kalau ada seseorang yang berdoa sekarang belum dikabulkan, boleh jadi permintaannya itu akan diberikan kepada dzurriyahnya. Karena dzurriyahnya itu yang tepat dan sangat membutuhkan sesuatu yang diminta itu.

Nabi Ibrahim yang hidup pada tahun 2018 SM, waktu pertama kali memasuki Mekkah yang masih merupakan lembah yang kering dan tandus, beliau berdoa : “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rizkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (Q.S. Ibrahim : 37).

Ketiga kandungan doa Nabi Ibrahim yang tersurat dalam ayat tersebut terkabulnya jauh waktunya dari beliau berdoa. Dzurriyahnya banyak yang mendirikan sholat, orang-orang rindu ke Baitullah, dan Mekkah murah buah-buahan, terwujud kira-kira pada masa Nabi Muhammad SAW. Bahkan terutusnya Rasul terakhir Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib itupun berkat terkabulnya doa Nabi Ibrahim yang berbunyi: “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, mengajarkan kepada mereka Al-Kitab dan hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.” (Al-Baqarah : 129).

Nabi Ibrahim AS. yang mendapat predikat Khalilullah, termasuk salah seorang Rasulullah dan bahkan termasuk salah seorang ulul azmi, dikabulkan doanya berselang kurang lebih dua setengah abad dari beliau berdoa. Apabila kita-kita ini yang katakanlah bila dibanding dekatnya Nabi Ibrahim kepada Allah dibanding kita, bukan bandingannya.

Ibrahim bin Adham seorang sufi yang hidup pada abad VIII M, pernah berpidato di hadapan jama’ah di Basrah, yang rata-rata mereka hampir putus asa dalam doa, lantaran sudah lama berdoa tetapi tidak terkabul.

Kata Ibrahim Adham:

“Doamu tidak dikabulkan Allah lantaran sepuluh perkara :

  1. Kamu mengenal Allah, tetapi kamu tidak mendatangkan kewajiban kepada-Nya.
  2. Engkau membaca Al-Qur’an, tetapi engkau tidak mengamalkan kandungannya.
  3. Engkau mengatakan menjadi musuh syetan, tetapi engkau mengikuti dan bersesuaian dengan syetan.
  4. Engkau mengatakan menjadi Umat Nabi Muhammad SAW, tetapi engkau tidak mengikuti jejaknya.
  5. Engkau berkeinginan masuk surga, tetapi tidak mau beramal yang dapat menghantarkannya ke surga.
  6. Engkau menginginkan selamat dari api neraka, tetapi engkau mencampakkan dirimu ke dalamnya.
  7. Engkau mengatakan bahwa mati itu pasti, tetapi engkau tidak mau mempersiapkan bekal untuk mati.
  8. Engkau sibuk meneliti cela kawan-kawanmu, tetapi engkau tidak mau memperhatikan cela dirimu sendiri.
  9. Engkau makan ni’mat dari Tuhamu, tetapi engkau tidak pernah bersyukur kepadanya.
  10. Engkau ikut mengubur orang mati, tetapi engkau tidak dapat mengambil I’tibar (pelajaran) dari peristiwa itu.

Maka setiap orang yang berdoa dan menginginkan doanya segera terkabul hendaknya bercermin kepada Rasulullah SAW. Bagaimana beliau berdoa. Sesudah itu harus pula mengetahui dan memenuhi etika dan estetika berdoa.
Tentang etika dan estika berdoa itu antara lain dibentangkan secara panjang lebar dalam kitab Al Adzkar oleh Imam An Nawawi, dan Kitab Tukhafatuhdz Dzakirin oleh Asy Syaukani. Maupun kitab-kitab yang lain.

Sesudah itu, camkan benar-benar uraian di atas. Saudara akan dapat menjawab di mana letak kesalahan doanya sehingga tidak atau belum terkabul. Pada akhirnya nanti pasti akan sadar bahwa tidak segera terkabulnya doa itu faktornya berada pada diri orang yang berdoa, bukan berada pada Allah.

Juga sesuatu yang tidak boleh dilupakan dalam berdoa, ialah bahwa kita itu “minta” atau “memohon” kepada Allah, bukan “menodong”. Camkanlah itu semuanya, Insya Alah doa kita akan didengar dan dikabulkan Allah. Amin, ya Robbal’alamin.

Posted 778 weeks ago

Recent Posts